Senin, 15 Juni 2009

KISAH SI KECIL

Seperti minggu-minggu yang lalu seorang anak kecil berusia ± 11 tahun sedang duduk di karpet ruang tengah untuk menonton acara tv kesukaannya. Dengan sabar dia menunggu film kartun yang dimulai pada pukul 18.00 , akhirnya setelah waktu menunjukkan jam 17.55 filmnya pun dimulai. Lagu pembukaan film tersebut dinyanyikan, tapi tiba-tiba ditengah lagu pembukanya itu layar tvnya menjadi gelap. Bukan karena tvnya yg rusak ternyata, soalnya lampu di seluruh ruangan itupun padam dan rumah anak itu menjadi gelap, dia lantas pergi ke luar untuk melihat lampu tetangga, ternyata MATI LAMPU karena ga ada satu lampupun yang hidup di luar sana.

Betapa kesalnya anak itu, setelah menunggu satu minggu untuk menonton acara tv kesukaannya, pada waktu acaranya mulai, dia malah tidak bisa menonton dikarenakan listriknya padam. Anak itu pun kesal setengah mati, sambil bergumam dia berkata “Dasar PLN s__l_n , udah bayar mahal-mahal buat bayar listrik malah listriknya dimatiin. Pada bisa kerja ga segh? Klo ga bisa biar aku aja yang gantiin.”

Waktupun telah berlalu Sekarang anak kecil tersebut telah tumbuh besar (walopun badannya kecil) dia sekolah di salah satu stm di bandung.

Ga kerasa 4 tahun sudah dilewatinya dengan duduk di bangku sekolah stm pembangunan bandung. Diapun lulus sekolah di tahun 2008. dia beruntung sebelum lulus dirinya telah mendapatkan pekerjaan di salah satu perusahaan farmasi yang cukup terkenal di daerah cikarang. Untuk anak baru gajinya segh cukup lumayan, hanya saja status kepegawaiannya yang terus-terusan sebagai pegawai kontrak. Akhirnya tiba juga saat perayaan kelulusan di stm tersebut. Dia meminta izin pada perusahaannya untuk mengikuti acara kelulusan. Tepatnya tanggal……juni2008 di stm begitu meriah. Setelah acara yg intinya selesei, pada sore hari masing-masing jurusanpun mengadakan acara di workshopnya.

Anak kecil yang tadi aku certain kumpul dengan teman-temannya dan guru jurusannya di workshop listrik. Saat murid2 sedang sibuk sendiri mengobrol bersama teman-temannya sambil menunggu guru. Akhirnya datang juga guru-guru listrik itu, tetapi ada satu wanita yang tidak mereka kenal ikut masuk ke workshop listrik itu. Mereka mengira paling orang dari industri yang nawarin pekerjaan. Acara pelepasan jurusan pun selesai, akhirnya wanita tadi memperkenalkan dirinya, namanya bu Anne, Beliau datang untuk menawarkan kesempatan bergabung bersama PLN Lampung, kebanyakan dari murid-murid tersebut segh tidak begitu tertarik soalnya mereka telah mendapatkan pekerjaan dan lokasinya lebih dekat daripada ke lampung. Hanya ada beberapa anak yang bersedia mengikuti test (tepatnya segh ga tau,tapi yang pasti lebih dari 50 orang). salah satu dari mereka adalah anak tersebut (ga tau masih inget apa ngga dia dengan perkataannya sewaktu masih kecil tentang pegawai PLN). Yang pasti segh dalam pikiran anak itu dia menginginkan status pekerjaan yang lebih baik.

Singkat cerita dia bersama teman-temannya mengikuti serangkaian test (selama test dia meminta izin pada perusahaannya untuk tidak masuk bekerja, macem-macem alasannya...waktu disuruh test psikotes dia izin sakit , waktu ikut test wawancara dia izin cap 3 jari buat izasahnya, waktu tes kesehatan dia malah nelpon ADMnya dan bilang mau ngambil izasah). Akhirnya setelah test selesei semua, hanya tersisa 5 orang dari sekolahnya dan 2 orang wanita dari D3.

salah satu dari mereka adalah si anak kecil tadi. Mereka ber7 pergi ke lampung, Setiba di wisma lampung ternyata telah datang terlebih dahulu 4 siswa dari jogja dan ketika anak2 itu duduk-duduk kemudian tiba lagi 6 siswa dari Jakarta mereka semua berasal dari stm pembangunan jogja dan stm pembangunan Jakarta. Akhirnya jumlah kami jadi 17, 15 orang laki-laki dan 2 orang wanita dari bdg. Mereka semua kemudian dikirim untuk diksarlin dan kuliah di palembang, alamak….uang saku yang dikasih ke mereka kecil banget. klo dibandingin gaji anak kecil tadi sewaktu kerja di pabrik farmasi segh jauh banget tapi lumayanlah soalnya semua kehidupan dia ditanggung sepenuhnya oleh PLN, mulai dari makan, sampe dicuciin bajunya. Setelah mengikuti Diksarlin dan kuliah di palembang Sekarang anak kecil tadi sedang mengikuti program OJT dari PLN (On Job Training) tepatnya di ranting pringsewu. Sekarang segh uang sakunya udah agak lumayan waloupun masih lebih kecil dari gaji anak kecil itu dulu.

Di waktu luang pekerjaannya, seringkali dia teringat keluarganya yang berada di bandung sana, ta jarang juga dia mengingat-ingat masa kecilnya bersama orang tuanya. ta sengaja dia teringat beberapa tahun lalu saat dia menonton tv dan akhirnya mati lampu.

Sekarang dia merasakan pekerjaan di PLN dan sering juga menerima telpon dari konsumen tentang keluhan mati lampu (kena batunya ga lo? Hahaha….kasian deh lo, makanya jangan nge sok waktu kecil dulu hahaha……hahaha….hahaha) . Yaaa, sekarang aku sedang menertawakan diri aku sendiri. Anak kecil itu adalah aku , sering x aku tersenyum mendengar keluhan ato makian orang yang menelpon ke kantor PLN soalnya aku juga pernah merasakan hal yang sama. Merasakan kesalnya mati lampu.

Sekarang aku sudah tau kenapa sering mati lampu, waktu aku kecil dulu mana aku tau kenapa sering mati lampu, jangankan anak kecil seperti aku dulu. Ibu-ibu ato bapak-bapak yang sering aku temuin di warung ato tempat makan juga sering bertanya kenapa sering mati lampu, sebisa mungkin aku jelaskan pada mereka.

Barangkali aja ada yang isenk-isenk browsing n nyasar ke blogs ini, moga dapat menambah pengetahuannya tentang listrik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar